LARA SENJA (tentang masa lalu yang kelam) Oleh mArten hArmin

m

LARA SENJA (tentang masa lalu yang kelam)

© mArten hArmin

Kita pernah melihat hal yang sama meski tak saling melihat.
Tiga tahun hati melunak keringat berdarah.
Untuk likunya kita perjuangkan, berpaut mesrah.
Melawan waktu, melawan dunia.
Pun baranya bersama kita kibas pada mereka (keluarga).
Akan cinta belaka.

Dikau lembut benih denyut sugmaku. Akalmu laksana bulan.
Berangan lekas kahyangan; di indah bola matamu.

Lalu bersama senja dan angin malam kau ditelan hujan.
Memainkan sebuah peran.
Berandalan.
Berpura-pura dan beralasan.
Cintaku beradu, dikau baya 19 tahun.
Kau beri ranting kepedihan.
Setiap detik nadiku kau renggut.
Jadi hampa dan remuk.

profile: http://martenharmin.blogspot.com


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 10 / 10. Vote count: 2

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *