Menggapaimu Oleh Masdiyanto

M

Menggapaimu

© Masdiyanto

Siapa kuat menahan manismu
Itu senyummu
Siapa kuat menahan jernihmu
Itu suaramu
siapa kuat menahan sinarmu
Itu matamu
Siapa kuat menahan indahmu
Itu wajahmu

Mustahil tahun ini tak berkekasih
Itu kamu
Yang lain mungkin saja
Terkecuali kamu

Siapa sudah dekati kamu
Itu pujangga
Siapa sudah dekati kamu
Itu priyayi
Siapa sudah dekati kamu
Semua jenis mereka
Kecuali aku

Sungguh aku tengah memilikimu
Seperti cinta pertama Adam kepada Hawa
“Sayang” begitu kataku di hati ini
Tak ada yang melarang

Sejak aku sadar kau pasti bulan
Sejak semakin sadar kau pasti bintang
Sejak aku terlalu semakin sadar kau pasti langit
Aku menengadah di bawah batas

Kembali aku berbisik
“Senyumlah”
Lalu perlahan kau tersenyum
Aku tengah memilikimu

Kecuali dalam realita
Hatiku sendiri merasa gila
Tak mungkin mendapatkan
Setidaknya saat ini
Aku masih memilikimu

Kau laksana Princes Kasiruta
Ang San Mei
Juga mungkin Bunga Akhir Abad
Perempuan-Perempuan Minke yang mengagumkan

Sebelum aku sadar lebih jauh
Aku ingin simpan senyummu
Sebelum aku sadar lebih jauh
Aku ingin simpan suaramu
Sebelum aku sadar lebih jauh
Aku ingin simpan tatapanmu
Sebelum aku sadar lebih jauh
Aku ingin simpan wajahmu

Aku masih ingin terpana
Aku masih ingin tersenyum
Aku masih ingin bahagia
Aku masih ingin hatiku bergetar
Aku masih ingin memilikimu


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 8.5 / 10. Vote count: 11

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *