PENGEMBARA NAFKAH Oleh Delia Nur Zam Zami

D

PENGEMBARA NAFKAH

© Delia Nur Zam Zami

Ada beribu tutur nasehat
Dari setiap celotehan singkat
Ada berjuta untaian cerita
Dalam suatu keikhlasan cinta

Tepat di wajahmu yang kian menuju senja
Kutemukan kedamaian yang terpatri di sana
Tentang tetes peluh yang tak pernah palsu
Melebihi semangat yang tak pernah ragu

Andai, aku dimukjizati mantra
Berharap bisu ragamu dapat kubaca
Benarkah sepenuhnya gundukan bahagia
Ataukah hanya lelah yang selalu kau paksa

Pernah kupergoki,
Suatu saat, kau sedang bercengkrama dengan Tuhan
Meratap harap yang terekam doa
Dalam sepasang tadahan tangan

Jika saja langit dapat mendengar
Mungkin saja ia akan mengguyurmu dengan jutaan berlian
Bukan lagi megah kilat halilintar
Atau deras air hujan yang menghantam badan

Kau menjadi salah satu dari sekian banyak kisah
Betapa pahitnya perjuangan para pengembara nafkah
Dalam rasa yang berpegang teguh
Meski, barangkali langit tak memberi teduh

Depok, 1 Maret 2020


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 7 / 10. Vote count: 2

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *