Perempuan di bawah sayup lampu Oleh Apriani Kabnani

A

Perempuan di bawah sayup lampu

© Apriani Kabnani

Merona matamu licik memandang
Menjinjing garis alismu berlenting
Menjulurkan lidah isyarat terselubung
Bibir merah menggoda, dada membusung
Muntahkan hasratmu dalam erangan

Berapa lama lagi kau berbaring?
Busuk nafasmu mabuk kepayang
Terjebak nuansa ranjang berkabung
Menelan kekelaman sampai kenyang

Sayup-sayup lampu kota menggeleng
Matamu tersorot sayup terasa terang
Entah ludah atau air mata mengering
Kau tatap pahit duniamu lalu meradang

Kau bicara tentang si penyimpang
Berharap keadilan sampai berlinang
Meski kau tau hanya untuk yang ber-uang
Kau menangis di dalam jurang
Mereka tertawa mengutukmu di atas ua


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 10 / 10. Vote count: 2

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *